

Tech Minimalism, Mengurangi Kompleksitas, Meningkatkan Fokus
Kita hidup di era di mana setiap masalah punya solusinya sendiri, dalam bentuk aplikasi.Ada tool untuk mengatur waktu, aplikasi untuk mencatat tugas, ekstensi untuk memblokir distraksi, bahkan software untuk mengelola semua software itu. Ironis, bukan?Kita menciptakan teknologi untuk menyederhanakan hidup, tapi justru tenggelam dalam kompleksitasnya. Lahirnya Gerakan Tech Minimalism Dari kelelahan digital inilah muncul filosofi baru: Tech Minimalism. Gerakan ini berangkat dar


Data Humanism, Saat Teknologi Mulai Mengenali Manusia
Dalam dunia IT modern, data sering disebut sebagai “emas baru.” Kita mengandalkannya untuk segalanya, dari membuat keputusan bisnis, mengukur performa karyawan, hingga memprediksi perilaku konsumen.Namun, di tengah ledakan angka, grafik, dan algoritma, ada satu hal yang sering hilang: manusia . Inilah yang melahirkan konsep Data Humanism , gerakan yang mencoba mengembalikan kemanusiaan dalam cara kita membaca dan menggunakan data. Dari Data-driven ke Human-driven Selama berta



















